Kesehatan Bumil Balita

Kesehatan Bumil Balita merupakan blog kesehatan yang memberikan informasi tentang kehamilan, balita, kesehatan, penyakit dan tips kesehatan untuk anda

Tanda Persalinan Sudah Dekat, Bumil Harus Memahami


Tanda-tanda melahirkan dalam proses persalinan tak melulu sama antara satu dengan yang lain. Hal ini sering menimbulkan kecemasan dan kekhawatiran tersendiri pada setiap calon ibu.

Timbulnya tanda persalinan sangat bermacam-macam dari wanita satu dengan wanita lainnya. Sebagian sudah dapat dirasakan saat sebelum mencapai tanggal taksiran persalinan (TP), terkadang cocok, dan malahan tak jarang yang melampaui. Sebagian tanda persalinan juga tidak semua ibu mengalaminya, termasuk keputihan saat sebelum persalinan.

Akan tetapi, apabila ibu mengalami keputihan tanda persalinan, maka ibu mesti mengenalinya serta menyikapinya dengan tepat. Oleh karena itu ketahuilah ciri-ciri keputihan persalinan serta tanda lainnya yang merupakan tanda persalinan sudah dekat.

Sepanjang kehamilan, banyak darah mengalir ke area serviks (leher rahim), yang bisa mengakibatkan lebih banyak produksi lendir yang keluar dari jalan lahir dengan istilah keputihan. Peningkatan cairan ini tak perlu dikhawatirkan, sebab ini cukup umum untuk wanita yang sedang mengandung tidak beresiko.

Keputihan disaat ibu sedang hamil seperti ini lebih umum terjadi pada saat trimester pertama dan trimester ketiga, hal ini tidak jarang menuntut ibu untuk memakai panty liner, mengganti celana dalam lebih sering, serta barangkali terasa sedikit tidak nyaman di area vagina.

Khusus pada trimester yang ketiga, terutama disaat menjelang persalinan, maka cairan keputihan ada ciri-ciri yang sedikit berbeda sebegai berikut.

Keputihan Lebih Banyak

Keputihan atau cairan yang keluar dari vagina terdiri dari sekresi leher rahim, sel-sel tua dari dinding vagina, serta flora bakteri normal. Keputihan tanda persalinan sudah dekat biasanya berwarna putih maupun putih pudar, dan bisa jadi volumenya akan bertambah saat menjelang tanggal taksiran persalinan.

Cairan ini tentu berbeda dengan "bloody show", yang bisa berwarna merah jambu serta menunjukkan jika sebentar lagi bayi akan dilahirkan.

Transformasi warna keputihan jadi hijau/kuning atau berbau dapat menandakan infeksi. Sedangkan cairan yang begitu encer seperti air seni mengindikasikan bocornya air ketuban. Oleh karena itu, segera periksa ke bidan maupun dokter setiap ibu alami keputihan yang tidak biasa ini.

Bloody Show

Sumbat lendir yang menyegel leher rahim bisa luruh kapan saja sampai 12 hari saat sebelum persalinan. Ini akan terlihat semacam gumpalan jelly dan bergaris darah-memberikan penampakan merah muda. Lendir darah ini bisa keluar sekaligus banyak maupun sedikit demi sedikit.

Sumbat lendir sejatinya terbentuk di masa awal kehamilan, kurang lebih 7 minggu. Tujuannya untuk menutup leher rahim guna membantu menghindari infeksi.

Pada saat bloody show mulai keluar, itu tanda-tanda bahwa serviks mulai terbuka serta persalinan akan mengikuti. Untuk ibu yang baru pertama kali melahirkan, persalinan bisa jadi akan terjadi beberapa hari setelahnya, sebaliknya apabila ini merupakan persalinan ke dua dan seterusnya, sehingga berarti persalinan aktif akan berlangsung beberapa jam setelah itu.

Seiring dengan keluarnya 2 tipe cairan keputihan tanda persalinan di atas, terdapat beberapa tanda lain yang menjadi tanda persalinan sudah dekat.

Bayi Turun ke Bawah

Apabila sebelumnya, ibu agak sulit bernafas, kini nafas kembali lebih lega. Ini merupakan gejala kalau posisi bayi lebih turun ke bawah, menetap lebih dalam ke panggul, tekanan pada diafragma menurun sehingga paru-paru lebih bebas bergerak.

Tapi ada beberapa indikasi lain yang lebih terasa, yakni lebih sering buang air kecil. Tidak lain akibat tekanan pada kandung kemih, yang notabene terletak di bagian bawah.

Lebih Sering Kram serta Nyeri Punggung

Semakin dekat dengan waktu persalinan, ibu barangkali merasakan beberapa kekakuan serta rasa sakit di punggung bawah dan selangkangan. Hal ini terjadi sebab otot dan sendi meregang serta bergeser guna mempersiapkan jalan untuk kelahiran bayi.

Sendi Terasa Lebih Longgar

Selama kehamilan, hormon relaxin sudah membuat ligamen sedikit lebih longgar, itu pula yang bertanggung jawab dalam melonggarkan sendi menjalang persalinan. Saat sebelum melahirkan, ibu barangkali merasa jika persendian di seluruh badan terasa kurang kencang serta lebih kendor. Inilah cara tubuh membuka panggul guna mempersiapkan jalan untuk kelahiran sang jabang bayi.

Lebih Berenergi

Di sebagian besar waktu kehamilan, ibu barangkali lebih senang untuk tidur siang. Tapi menjadi hal yang sangat berbeda disaat persalinan sudah dekat, ibu mendadak bangun pagi dengan penuh stamina.

Ibu pun akan termotivasi untuk membuat daftar hal-hal yang mesti dilakukan, hal-hal yang mesti dibersihkan, hal-hal yang mesti dibeli, dll. Walaupun terasa lebih berenergi, tetapi ibu tetap harus menghemat energi, jangan terlalu capek agar tidak kelelahan disaat memperjuangkan kelahiran.

Braxton Hicks

Disebut juga kontraksi palsu, rahim ibu akan mengencang tidak teratur, yang biasanya tidak menimbulkan rasa sakit serta bisa dialami sepanjang kehamilan, tapi lebih kerap terjadi pada saat persalinan sudah semakin dekat. Terkadang memang terasa intens dan membuat tidak nyaman, namun ketidakberaturannya itu merupakan pembeda dari yang asli (kontraksi persalinan).

Kontraksi Persalinan

Selama kontraksi, otot-otot dalam rahim mengencang serta rasa sakitnya terus melonjak. Apabila ibu meletakkan tangan di perut, bakal terasa semakin keras. Pada saat otot-otot rileks, rasa sakit memudar serta tangan bakal merasakan kekerasan rahim mereda.

Kontraksi berfungsi menekan bayi ke bawah serta membuka serviks. Kontraksi persalinan memiliki ciri khas yang teratur, semakin intens, semakin sering, durasinya semakin lama. Apabila kontraksi berlangsung setiap lima menit, sekaranglah saatnya untuk menghubungi dokter maupun bidan persalinan.

Penipisan dan Pembukaan Serviks

Pada bulan terakhir kehamilan, serviks akan mulai meregang serta tipis. Ini merupakan gejala bahwa bagian bawah rahim bersiap-siap untuk melahirkan, karna serviks yang tipis akan lebih mudah membuka.

Semakin mendekati hari persalinan, serviks bakal membuka. Pembukaan diukur dalam sentimeter maupun, dalam "jari" selama pemeriksaan dalam (manual). Bukaan penuh maupun bukaan sepuluh sentimeter berarti siap melahirkan. Penyedia layanan kesehatan bisa memberi tahu ibu berapa sentimeter leher rahim membuka serta berapa persen penipisannya.

Pecah Ketuban

Sebagian besar perempuan mengalami ini selama persalinan di rumah sakit atau fasilitas medis lainnya, namun dapat terjadi kapan saja saat sebelum persalinan dimulai.

Pada saat saatnya bayi lahir, kantung ketuban akan pecah serta cairan ketuban mengalir keluar lewat jalan lahir. Ini bisa terasa semacam semburan tiba-tiba atau tetesan yang terus-menerus. Cairan ini tentu berbeda dengan keputihan persalinan seperti diuraikan di atas.

Jadi, bumil tidak bisa hanya mengandalkan dari adanya keputihan sebagai tanda persalinan sudah dekat tanggal taksiran persalinan, cermati juga gejala lain yang menyertainya. Sikapi dengan tepat setiap gejala yang muncul.

Terima kasih sudah membaca artikel Tanda Persalinan Sudah Dekat, Bumil Harus Memahami Semoga bermanfaat..


Dіѕсlаіmеr: Gаmbаr аtаuрun vіdео уаng аdа dі web іnі terkadang berasal dari bеrbаgаі sumber mеdіа lain. Hаk Cірtа ѕереnuhnуа dipegang оlеh sumber tеrѕеbut. Jіkа аdа mаѕаlаh tеrkаіt hаl іnі, Andа dараt menghubungi support bumilbalita.com.

Ikuti Update Artikel via Email

Artikel Populer